Guest
Cara kerja karburator sepeda motor.
« on: November 13, 2013, 06:26:50 AM »
Sistem kerja karburator memakai kaidah fluida dalam cara kerjanya.
[youtube]http://youtu.be/uMAKyTvjqaQ[/youtube]

Bensin bisa naik ke venturi karburator dari mangkok karburator karena ada perbedaan tekanan dimangkok karburator yang kebih tinggi dari pada dtdaerah venturi (fluida bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah ) karena kecepatan udara yang melewati venturi lebih cepat dari pada dimangkok karburator (makin cepat fluida bergerak maka tekanane pun makin berkurang), Cara kerjanya hampir sama dengan semprotan nyamuk.karena adanya udara yang disemprot (kecepatan udara cepat) maka cairan semprotan nyamuk di mangkok bisa naik dan keluar. Karena itu perbedaan ukuran venturi memengaruhi hisapan debit bensin menuju ruang bakar yang juga akan mempengaruhi peak power di RPM berada dan kurva tenaga pada mesin bakar.

Bila kita mengganti karburator yang venturinya lebih besar, tidak mustahil bila rpm rendah akan berkurang, karena lebih luas diameter venturine akan mengakibatkan kecepatan udara di venturi makin berkurang sehingga tekanan diventuripun kurang rendah, dan kurang dalam penghisapan bensin di mangkok terutama pada RPM bawah, sehingga puteran bawah kurang jreng. Tetapi bila ukuran venturi karburator kekecilan akan ada tenaga di RPM atas terasa tertahan (napas pendek dudu napas tersengal sengal, karena dalam lobang / port masuk buang ruang bakar gas bakar akan mencapai puncake, maksimal gas speed 100m/s *tapi Ibnu Sambodo mamatok 110m/s, sehinnga perlu pembesaran venturi karburator agar kecepatan lobang venturi karburator berkurang.

tips menghitung kebutuhan maksimal ukuran karbu mtr :
ada 2 cara
1. "ukuran seher : 2 x 85% = ukuran karbu maksimal"
nah ukuran seher astrea grand tuh 50mm jadi "50 : 2 x 85% = 21.25"
jadi ukuran maksimal karbu pake yang venturi dalam nya 22

2. ada juga cara ke 2 agak rumit,
D= K x √ (CxN)
keterangan:
D= Diameter venturi karburator, dalam satuan mm.
K= Konstanta (nillainya ada di antara 0.6 – 0.9, untuk motor harian disarankan 0.65-0,7).
C= Kapasitas mesin mesin, dalam satuan liter.
N= Putaran mesin puncak yang diinginkan, dalam satuan rpm.

Jika memasukkan spesifikasi honda grand kedalam rumus, maka:
100cc nanti di bagi 10.000 = 0,10
misal mau main di rpm 9000 hasilnya
0,7 x akar (0,10 x 9000) = 21mm
jadi bisa gunakan karbu ukuran venturi dalam 22mm

ukuran venturi dalam karbu mtr std 100-125cc :
honda win Venturi 18mm
Grand Venturi 16mm
Blade Venturi 18 mm
absolut Revo Venturi 16mm
Jupiter Z Venturi 17mm
honda supra x keihin Venturi 18 mm
shogun sp mikuni Venturi 18 mm
jupiter mx lama mikuni Venturi 22 mm
Suzuki Thunder Mikuni Vakum 26mm

CARA SETING KARBURATOR MOTOR :

Karena Tugas utama karburator adalah mencampur Bahan Bakar (BB) + Udara (O2). Kira-kira dengan perbandingan range nya BB : O2 adl 1 : 13-15. Pokoknya gmn caranya biar mesin dapet suplai campuran segitu.

Kenapa pake range, padahal teori di buku2 pembakaran ideal itu 1:14?
Jawbannya adl Karena kondisi mesin & linkungan mempengaruhi settingan campuran BB:O2.

Misal:

Kompresi makin tinggi BERARTI mesin makin panas BERARTI butuh suplai BB lebih banyak biar mesin gak jebol.
Humidity (kelembaban) lingkungan makin tinggi BERARTI campuran BB terkontaminasi air, BERARTI campuran makin miskin, BERARTI bensin hrs lebih banyak.
Suhu lingkungan rendah BERARTI suhu kerja mesin turun BERARTI bensin harus dikurangi agar suhu kerja mesin jadi ideal.
Knalpot bobokan (Free flow) BERARTI rpm makin tinggi BERARTI suhu mesin meningkat BERARTI butuh BB makin tinggi.
Dan masih banyak lagi parameter yg harus diperhatiin termasuk desain lubang masuk pada blok yg b’pengaruh dg settingan spuyer sebagai penyalur BB.
Itu teori dasarnya.

By  : Eko Tamatech