Guest
MINOR FIGHTERS
« on: April 17, 2012, 12:05:38 AM »
latar belakang :

awal beberapa manusia yang sebelumnya sudah saling kenal dan terlibat bersama dalam suatu kegiatan di dunia otomotif yang kemudian karena kesamaan cara pandang memutuskan untuk merubah konsep berkumpul sebelumnya yang terstruktur menjadi konsep berkumpul yang tak terstruktur tidak mempunyai aturan2 tertulis tetapi mempunyai aturan yang berujud norma2/kaidah yang berlaku layaknya sebuah keluarga.

orientasinya lebih mengacu kepada keterlibatan manusia yang punya keinginan lebih maju dan berkembang serta mengupayakan manusia yg bisa menghasilkan sebuah nilai/hasil yang lebih baik , baik secara material maupun non material yaitu dengan cara menciptakan manusia2 yang produktif dengan cara meningkatkan kemampuan berproduksi scr mandiri berorientasi kepada masa depan yang lebih baik.



tujuan dalam skala besarnya dari kemampuan berproduksi ini diharapkan mampu membawa nama daerah yaitu Banyumas dan sekitarnya khususnya kota Purwokerto diharapkan minimal bisa menjadi contoh pembanding hasil produksi antara daerah dan kota besar dengan maksimalisasi asset daerah dan sekitarnya didukung kemampuan produksi scr mandiri kemudian melangkah kepada harapan u/ bisa membuat Purwokerto menjadi sentra otomotif. dominasi keterlibatan orang2 yang erat hubungannya dengan kota Purwokerto baik secara phisik (domisili) maupun sejarah hidup (story) inilah yang membuat sekumpulan orang2 ini memusatkan seluruh jaring2/ simpul kepada kota Purwokerto.



sekumpulan manusia2 ini dengan konsep tak terstruktur yang bergerak aktif di dunia otomotif khususnya roda 2 berangkat dari dasar karakter yang berbeda karena kesamaan presepsi dalam cara pandang secara keseluruhan yang membuat menjadikan pada perilaku yang tidak jauh berbeda satu dengan lainnya sehingga penilaian orang2 di luar menganggap seperti penyeragaman karakter.

karena belum pernah adanya sekumpulan manusia yang bergerak aktif di dunia otomotif khususnya roda 2 yang tidak terstruktur maka sekumpulan manusia2 itu menyebut dirinya dengan filosofinya sebagai kaum minoritas dan sekumpulan manusia2 tak tersruktur menyebut kumpulan manusia2 yang lain yang terstruktur dengan sebutan Mayoritas.

kaum minoritas tidak melihat mayoritas sebagai kompetitor atau sesuatu yang berlawanan tetapi lebih tepatnya kepada pembentukan suatu iklim keseimbangan sosial dalam kehidupan dunia otomotif yang apabila di ilustrasikan adalah sebagai sebuah mata uang yang tidak akan berfungsi manakala hanya ada satu sisi saja.

tolak ukur kekuatan kaum minoritas tidak dalam jumlah manusia yang terlibat di dalamnya tetapi pada kemampuan menjadi virus yang bisa mempengaruhi mayoritas baik dalam berperilaku baik dalam gaya hidupnya maupun perilaku terhadap sarananya sehubungan denga cara pandang dan filosofinya minoritas yang kemudian di kalangan mayoritas berubah menjadi sesuatu yang dicerna atau diterjemahkan sangat sederhana yaitu bentuk minorfighter atau trend.



dari keinginan penciptaan manusia2 yang produktif yang kemudian menghasilkan suatu barang produksi diperlukan icon sebagai alat/sarana untuk lebih mudah di perkenalkan kepada publik atau mayoritas kemudian dibuatlah nama dengan sebagai merk/branded dengan tujuan penciptaan pasar yang dikenal dengan nama ' MINOR FIGHTER ' yang juga nama tersebut dipakai oleh kaum minoritas sebagai identifikasi diri dalam kehidupan dunia otomotif.

mengapa kemudian di beri nama Minorfighter ? nama ini mencerminkan bahwa baru pernah ada di bumi indonesia tercinta dalam kehidupan dunia otomotif satu kelompok/kumpulan manusia2 yang bergerak aktif dalam kehidupan otomotif khususnya roda 2 yang tidak terstruktur tetapi punya kemampuan bergerak melebihi suatu bentuk kumpulan terstruktur atau organisasi tanpa merusak kaidah2/norma/aturan yang berlaku di masyarakat secara umum, karena tdak banyak2nya itulah maka kata minor dipakai sebagai cerminan situasi dan kondisi yang ada tentang keberadaanya dan penggunaan kata fighter sehubungan dengan penciptaan manusia produktif yang mandiri, maju, berkembang demi masa depannya.
sehubungan dengan produktifitas itu kemudian dibuatlah saluran distribusi barang/produksi di dalam MF yang kemudian dikenal dengan istilah rumah dan simpul.



RUMAH : disini berfungsi sebagai pusat dari seluruh aktifitas baik itu hanya berupa informasi kegiatan bermotor maupun aktifitas kegiatan produksi secara detil dan terarsip. (Purwokerto)

SIMPUL : berfungsi sebagai ujung tombak saluran produksi tersebar di berbagai kota di indonesia sebagai satu2 saluran yang resmi MF prod. di setiap kota. ( baru terkord. atas kota : Cilacap,Slawi,Tegal,Jogja,Wonosobo, Dieng, Surabaya ,Bandung, Jakarta, Palembang ).

saluran informasi dan laju barang produksi dikenal dengan istilah jaring laba2 simpul2nya adalah titik yang mana di setiap simpul ada hanya satu manusia MF yang bertanggung jawab atas semua laju informasi dan barang produksi serta perkembangan MF di masing2 kapitelnya.

karena target perluasan daerah sebagai sasaran pasar terjadi disfungsi pada kapitel, dimana terjadi kemacetan di saluran akhir karena keterbatasan manusianya sebagai pemegang ujung tombak pemasaran dan rekruitmen yang mubazir karena tidak siapnya manusia untuk bisa berperan sebagai sebuah alat saluran distribusi sebagian masih terjebak pada konsep hanya aktifitas bermotor tak jauh dr hanya pemahaman yang tak berbeda dari aktifitas sebuah club motor.

karena salah satu hal inilah kemudian diputuskan untuk tidak ada lagi penambahan Kapitel dengan kata lain tidak ada lagi penambahan manusia2 dalam MF atau yang disebut sebagai bagian dr keluarga MF sampai pada satu saat yang dianggap memungkinkan terjadi lagi penambahan keluarga.

foto-foto MF
[spoiler]



[/spoiler]

>> kaskus

Offline mya412135

*
  • ******
  • 3.582
Re: MINOR FIGHTERS
« Reply #1 on: April 20, 2012, 05:46:46 PM »
co itu pic mongstor item ama putih 22ny nthun ato cm yg kanan doang?
:) :tongue:
Re: MINOR FIGHTERS
« Reply #2 on: April 20, 2012, 05:50:26 PM »
co itu pic mongstor item ama putih 22ny nthun ato cm yg kanan doang?
:) :tongue:

yang putih bukan om  :dizzy:

Offline nopork

*
  • **
  • 124
Honda Megapro, Nyentrik Pakai Tangki di Ekor
« Reply #3 on: June 10, 2012, 08:04:24 AM »
[spoiler]
[spoiler]DATA MODIFIKASI
Ban depan : FDR 100/70-17
Ban belakang : Pirellii 180/60-17
Lampu belakang : LED
Pelek : Rossi
Sok depan : Yamaha TZM
Sok belakang : Honda NSR
Swing arm : Handmade
Setang : MFFS
X-K Bike design : 0816-6929-64[/spoiler][/spoiler]

sumber
« Last Edit: June 10, 2012, 08:09:02 AM by nopork »
Re: MINOR FIGHTERS
« Reply #4 on: September 18, 2012, 11:04:28 PM »
ini dulu bukannya aliran street figther bulldog yah? :embarrassed:
Re: MINOR FIGHTERS
« Reply #5 on: September 19, 2012, 12:05:56 AM »
ini dulu bukannya aliran street figther bulldog yah? :embarrassed:
iyo om dulu terkenalnya bulldog gara-gara depannya gede terus belakangnya kecil kaya anjing bulldog hihihi

Offline sepele

*
  • **
  • 185
Re: MINOR FIGHTERS
« Reply #6 on: November 05, 2012, 11:15:30 PM »


buang gambar dulu ah

Offline nopork

*
  • **
  • 124
Re: MINOR FIGHTERS
« Reply #7 on: November 08, 2012, 09:45:51 AM »
Suzuki GSX 1100 1995

Kaki-kaki haluan menggamit milik saudara muda, Suzuki Hayabusa GSX1300 lansiran tahun 2006 yang telah dilengkapi dengan setang jepit. Ini merupakan limited edition pasalnya warna tabungnya dilabur warna merah marun. Untuk lengan ayun selingkuh ke Ducati dari versi 748 akan tetapi monosok masih mempertahankan aslinya. Pelek juga mengandalkan Ducati 748 yang bagian haluan dibalut karet bundar Battlax BT016 120/70 – 17 dan buritan BT016 190/50 – 17. Kaliper piston depan dari Tokico 6 piston siap mengawal dobel disk depan. Sedangkan caliper belakang Brembo dobel piston.

[spoiler]


[/spoiler]

Offline eagle1987

*
  • ********
  • 3.518
Re: MINOR FIGHTERS
« Reply #8 on: November 08, 2012, 09:50:52 AM »
mesin ane 125 tenaga abis buat muterin ban  :cry_2:
Re: MINOR FIGHTERS
« Reply #9 on: November 08, 2012, 12:43:44 PM »
mesin ane 125 tenaga abis buat muterin ban  :cry_2:

muterin ban sama geser body  :Sure: